INDESO merupakan sebuah proyek besar bagi Indonesia. Proyek ini memperlihatkan kebulatan tekad dan komitmen pemerintah Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berlandaskan sumber daya hayati laut dan pesisir. Untuk mencapai cita-cita yang ambisius ini, pemerintah tak ragu untuk bekerja sama dengan berbagai badan internasional yang paling teruji kemampuannya.

Bp. Sharif C. Sutardjo, Menteri Kelautan dan Perikanan telah bekerja secara ekstensif dengan Perancis untuk memperoleh teknologi luar angkasa yang paling canggih untuk Indonesia.

Proyek INDESO ini telah dikembangkan selama 4 tahun dan didanai oleh Badan Perancis untuk Pembangunan (AFD). Proyek ini disponsori dan dikoordinir oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia, yang telah berkomitmen sebesar $31.5 juta ke dalam proyek masa depan ini.

Mitra

Balitbang KP

Balitbang KPSebagai inisiator dan koordinator proyek, Balitbang KP merupakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, bagian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Badan ini berperan penting dalam Revolusi Biru yang dipimpin oleh Pemerintah Indonesia, Balitbang KP merupakan kekuatan penggerak dibalik kebijakan untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen makanan laut terdepan di dunia.
www.litbang.kkp.go.id

CLS

CLSCLS, sebagai penyedia pusat pengelolaan dan prakiraan sumber daya laut INDESO, merupakan salah satu anak perusahaan dari Badan Ruang Angkasa Pemerintah Perancis (CNES - Centre National d'Etudes Spatiales) yang mengoperasikan lebih dari 80 instrumen yang dibawa oleh 40 buah satelit. Sebagai pakar dalam bidang pengumpulan data dan lokasi dengan menggunakan satelit, serta observasi dan pemantauan lautan, CLS menyediakan infrastuktur untuk proyek ini yang meliputi sistem, fasilitas akuisisi (stasiun), fasilitas penjadwalan dan pemrosesan, arsitektur (bangunan), model-model prakiraan dan semua data satelit. CLS merupakan kontraktor dan koordinator utama yang mewakili Balitbang KP.
www.cls.fr

IFREMER

IfremerSebagai ahli dalam budi daya udang, Ifemer, Badan Penelitian Perancis untuk Eksploitasi Laut, berkontribusi melalui hasil kerja dan keahliannya dalam pengetahuan di bidang kelautan dan sumber dayanya, memantau laut dan lingkungan pesisir, dan pengembangan kegiatan maritim yang berkesinambungan. Ifemer ditugaskan untuk memberikan dukungan kepada industri budi daya udang Indonesia.
www.ifremer.fr

IRD

IRDInstitut Riset dan Pembangunan (IRD) di Perancis merupakan sebuah organisasi penelitian dari Perancis. Sebagai pemain awal yang unik dibidang penelitian untuk pembangunan di wilayah Eropa, IRD telah ditugaskan di dalam kerangka kerja proyek INDESO untuk mengkaji dan melindungi garis pantai, terutama hutan bakau dan terumbu karang. Pekerjaan ini akan dilakukan oleh pusat-pusat penelitiannya di Montpellier (Perancis) dan Nouméa (Kaledonia Baru).
www.ird.fr

CEVA

CevaPusat Studi dan Promosi Ganggang (Alga) di perancis, berlokasi di kawasan produksi rumput laut terkemuka di Eropa. Sebagai satu-satunya pusat teknis di Eropa, kegiatannya didedikasikan untuk pembelajaran dan pengembangan tanaman-tanaman laut. Pusat studi ini ditugaskan oleh Pemerintah Indonesia untuk membantu para ilmuwannya mengoptimasi sektor budi daya rumput laut di Indonesia.
www.ceva.fr

AFD

AFDSelama hampir tujuh puluh tahun, Badan Perancis untuk Pembangunan (AFD) telah menggiatkan pembangunan dan pemberantasan kemiskinan di berbagai negara berkembang dan diluar wilayah Perancis. Total biaya yang dikeluarkan untuk proyek INDESO mencapai $31.5 juta, di mana $30 juta dari pembiayaan tersebut merupakan pinjaman dari AFD kepada pemerintah Indonesia.
www.afd.fr